• 23

    Mar

    Nyuci Piring ala Cilacap

    Menghabiskan waktu duduk berdua dengamu bercerita tentang hidupku dan hidupmu (ungu).hehe nyanyi dikit boleh dunk, bla..bla..bla. setelah ngobrol ngawur ngidul (kalau bahasa persatuannya sih dari Sabang sampai Merauke) sampailah kepada cerita yang cukup unik di tempat kami masing yang pastinya enggak ada di kota yang lain.hehehe sedikit membanggakan kota masing maklum kami berdua anak perantauan aku berasal dari dan dia berasal dari Cilacap-Jawa Tengah (kenapa titik. Cuma pengen bikin kalian penasaran ajah.hehe) Wah kalau soal ngomong kayanya aku yang mendominasi saat itu, maklum baru satu tahun belum pulang kampong, jadi salah satu pengobat rindu ya bercerita tentang kampong halaman, kamipun tertawa terbahak saat aku menceritakan lelucon yang cukup menyinggung suatu suku di Indonesia
  • 6

    Dec

    curhat sok sibuk

    Sepertinya beberapa hari atau minggu kedepan aku harus beristirahat sejenak untuk menahan keinginanku ngeblog, kalau aku paksakan nulis juga sepertinya tulisannya akan garing sebab otaku terbagi. Aku datang ke kota ini untuk menuntut ilmu, apapun ilmunya termasuk bersosialisai baik dunia maya ataupun dunia nyata namun tugas utamanku di kota ini adalah Kuliah, jika orang tuaku di ibaratkan sebagai atasan/bos berarti aku adalah pegawainya karna aku mendapat pemasukan dari beliau dan jika ingin mendapatkan uang maka aku harus bekerja nah caraku bekerja ya dengan kuliah sebaik”nya, menurutku jika aku membuang” waktu untuk sesuatu yang tak berguna sama saja dengan makan gajib buta.hehe… Jadwal kuliah semakin padat saja dari ujian semester pendek, mengatur jadwal latihan deng
  • 2

    Dec

    Pagi - Malam

    Saatnya memulai hari dengan gembira lagi, hal pertama yang bisa membangunkan tidurku adalah bukan jam yang berdering, radio yang hidup semalaman dan bukan juga nada sms atau telpon yang bergetar, hanya sebuah bantingan pintu dipagi hari yang berasal dari ank kost sebelah..asemmmm. Bersiap untuk mandi karna jam masuk sudah sebentar lagi, 10 - 15 menit lah udah sampai kekampus plus lari dari lantai 1 sampai lantai 3 itu kalau ngerasa telat.. eIIITTT.. sebelum berangkat ada persiapannya Dulu : Sediakan dua helm, satu untuk dikepala dan satunya lagi dicantolin (ngojek yah pak) Jast hujan yang baru dibeli belakangan ini (antisipasi hujan Monyet, berapa tuh monyetnya yang jatuh, itu Cuma istilah orang disini) Tas gendong yang kadang kadang plong plongan ga ada isinya Hetset yang nyantol
  • 24

    Nov

    Dukun Sesar Dadakan

    Aku mungkin bisa menjadi seorang dokter, aku juga kadang berfikir enak kali yah kalau seorang pria menjadi bidan, wajar berfikiran seperti namanya juga pria.hehe, belakangan ini aku mendapat kesmpatan menjadi bidan dan pasien yang aku hadapi langsung di sesar, pasienku yang pertma disesar karna menelan kunci motor, pasienku yang kedua masih bingung dan ragu, coba sesar aku kata wanita itu, akupun bingung sebab tanpa persiapan apapun dan kejadian itu terjadi beriringan dengan jam masuk kuliahku, pasien pertama aku tangani dilapangan parkir sampai kehujanan dan berccuran keringat pada saat itu, pasien kedua lebih membuatku khawatir sebab dia, mondar mandir tanya sanya sini apa ada yang melihat kunci motor tidak, memakan waktu beberapa jam untuk mencari kunci motornya, diperutmu mungkin cel
  • 16

    Nov

    Monkalsel dan House Sampoerna

    Sebelum pulang ke ke Semarang rasanya sayang sekali jika tidak kemana terutama ke suatu tempat yang memiliki nilai sejarah, hari ini adalah hari terakhir kami disurabaya (17 Oktober 2010) kebetulan malam minggunya kami bertemu mba Rara di mini Pb Bangkalan Madura ngajakin ke Monumen Kapal Selam, keesokan harinya sekitar jam 10.00 wib pagi aku dan temanku beranjak dan sekaligus berpaminat ke pada yang punya rumah, dan tidak lupa pula memberi 2M (makasih Mas dan makasih Mba..hee).Sesampainya di musium langsung di datangi oleh salah satu petugas disana (orang berseragam), diminta untuk menonton film tentang sejarah kapal selam, setelah bapaknya selesai berbica kami langsung mengambil posisi di dekat tangga naik kapal selam untuk berfoto tentunya Monumen Kapal Selam, atau disingkat Monk

Author

Follow Me