Menjabarkan Mimpi

26 Jul 2014

Sedang Asyik bercengkarama dengan rekan-rekan kerja dan seperti biasa ada yang membuat lelucon, akupun tertawa lepas sambil melihat sekitar, aku kaget ada kekasihku disamping, oiya kan doi baru aku jemput tadi. Kemudian ada seorang teman bertanya tanggal berepa ini. 29 kubilang, tersentak aku, bukanya aku jemput tanggal 28, namun jarum jamku tetap menunjukan jam 12.03 wib, astaga jamku mati. Berarti pacarku dah 1×24 jam bersamaku, perasaan baru saja sampai, wah gawat nih,!!!!. apa yang harus aku bilang ke ortunya.

Rumah doi disemarang, aku jemput dan ku bawa ke Banjarmasin kebetulan aku sedang diklat disana, bergegas aku menarik doi, segera aku cari ortuku untuk berpamitan, sampailah aku di Pangkalan Bun pada saat itu juga, sekan aku punya kemampuan jumper. Ku berangkat dengan salah seorang temanku, singkat cerita sampailah kami di bandara banjarmasin,. . oh tidak aku melupakan tiketku, dengan terpaksa aku harus kembali ke rumah, kucari taxsi, dipetengahan jalan taxsi itu mogok, ah,,,,.. aku sangat kesal, ku putuskan mencari ojek. Yah akhirnya sampai juga di depan gerbank penginapan.

Entah menggunakan apa aku membayar taxsi dan ojek tadi, karna aku tak membawa dompet, sudahlah lupakan.. aku segera naik dan mencari tiket. Dibantu rekan-rekan kerja tiket itupun segera didapatkan, saat aku kebingungan mencari tumpangan kebandara, muncul didepanku teman papuaku yang membawa cewek sexsy mungkin mereka habis bersenang-senang, pasti dari regge party.. minta tolong dia sajalah kan dia punya motor cowok. bisa Wusss. Wusssss.

ku sapa dia,.. Hai bro bisa tolong, antarkanku kebandara,.

Pasti bisa sob, ayo ajaknya sambil merangkulku.

Honey tunggu dikamar saja yah,. Si wanita hanya mengerlingkan matanya.

Aku terheran-heran saat turun dari lantai 2, kenapa ada jembatan kayu disini bukanya berlantai semen.. LOH.. bukanya ini sungai arut yang ada di Pangkalan Bun, ternyta setelah sampai di parkiran motor jauh. ..jauh.. dari dugaan, ternyta dia pake vespa. Wkwkw kalau begini kapan sampainya, tak apalah, yang penting ada tumpangan, keluar dari pintu gerbang motor si teman berubah menjadi motor bebek, wih ajaib banget.. sebelum kebandara dia mau mampir makan dulu katanya, jangan donk bro, keburu berangkat nih pesawatnya.. mohonku.. okok, kamu turun dulu katanya, ada yang mau ku ambil, buat ganjel perut..

Ku tunggu hampir setengah jam, itu orang gak balik-balik, saat melamun di pinggir trotoar, koko IGAZZZ..sini..

tiba-tiba terdengar suara memanggilku, ternyta itu adik-adik cainisku, makin terheran-heran aku sejak kapan aku punya adik-adik, tapi sepertinya aku kenal baik dengan mereka, dengan raguku dekati mereka loh bukanya ini lotte $#%$#^ di Semarang bukanya tujuanku ke Semarang, terus pacarku dah berangkat belum sih dari Banjarmasin, ingin segera kulangkahkan kakiku rumahnya, namun langkahku dihentikan oleh adik-adikku.

Tolong donk ko nasehatin meylin biar gak ngotot

Angger bayar wae oq kok repotmen. celetuk adikku

aku ndak gelem bayar ko mosok toh nasgore 7000, biasane wae 4000 tok,.

Hedeh dibujuk enggak mau lagi nih adik, mau aku bayarin tapikan aku gak bawa dompet. Setelah aku berpikir sejenak, aku dapat IDE, saat aku ingin mengutarakannya, loh kok muncul teman tongkronganku, kembali ke Pangkalan Bun lagi aku. Hah.!! Gimana sih, telpon papah ajah deh minta bantuin untuk kali ini saja, busyet dah. Ni HP layarnya retak, tapikan nih HP ada keypadnya. Sial gak bisa dipencet bisanya Cuma touch, ini HP kan bukan gak dukung touch.. tiba-tiba pintu digedor, Gazz bangun, jaga toko mamah mau kepasar. Hmm.. hanya mimpi ternyta.

Sakit kepalaku, mungkin tanpa sadar kubenamkan dalam-dalam ke kasur. Emang mimpi itu terkadang aneh, tak ada ujung dan awalan yang jelas. Tiba-tiba kita ada di tengah-tengah situasi. Hahaha, panjang amat mimpiku ini ternyta kalau dijabarin, sebelum terlupa seperti mimpi-mimpi sebelumnya segera ku rekam suaraku untuk menceritakan mimpi yang kualami barusan.


TAGS menjabarkan mimpi


-

Author

Follow Me