the Alzheimer’s story

22 Feb 2012

Mulai bosan menonton film action atau film yang isinya kehidupan dalam fantasy (kelinci Paskah, Peri Gigi, and Ratu Inggris). Lagi senang nonton film yang berbobot dikit nih terutama berhubungan sama psikologi and teorinya.

Nih nonton film alzaimer, adakah yang tau apa itu alzaimer, alzaimer itu adalah salah satu tipe penyakit demensia, yang menggu neuro degeneratif yang bisa menyebabkan kematian selsel otak yang pasif dan Kematian selsel otak (kurang dari 30tahun), gejala awalnya mudah lupa, seperti dalam film ini sang wanita lupa jalan pulang dan membawa banyak pensil di dalam tasnya sebab dia merasa selalu lupa dimana terakhir menaruh pensil yang dia pakai, tuturnya pada calon suaminya. Semakin bertambahnya umur sang wanita mulai kesulitan mengenal benda di sekitarnya dan tidak tahu cara menggunakan pisau, saking sayangnya suami, dia bikinin semua tulisan di setiap dinding dan alat samapai foto di dinding di tulis ceritanya kapa, dimana dan berasama siapa, pernah suatu hari si wanita menyangka mantan pacarnya sebagai suaminya dan menganggap si suami orang lain. Hmmm bikin cemburu berat kalau aku.hehe, andingnya cukup romantis ih nih film. Silahkan di tonton kalau penasaran.

Jika makin parah si penderita tidak biasa menahan Bab dan pipis, berasa kaya ngerawat embah sebab semua kegiatannya butuh bantuan, yang lebih parah penyakit ini dapat berdampak kematian dikarenakan infeksi atau trauma, remajapun bisa terkena ini.

Kira butuh cara pencegahanya enggak ya nih pembaca, berasa dosen pake kumis nih, ya emang ini presentasiku di depan kok. Biar enggak lupa, jadi enggak ada alasan lupa materi ini karena sudah di posting #trikbaru teman yang kuliah Psikiatri or kelinis yuk kutip artikel ini.hehe ngarep.com, Berasa bangga aja gitu blog ini lagi masuk sebagai daftar pustaka. Amin.hehe

Tunggu presentasiku selanjutnya yoooo.hehehe

Nb :

Demensia itu adalah sindroma akibat penyakit atau gangguan otak yang biasanya bersifat kronik progresif yang perlahan membuat berkurangnya daya ingat, daya pikir dan susah berfikr abstrak. Penderita demensia seringkali menunjukkan beberapa gangguan dan perubahan pada tingkah laku harian (behaviorial symptom) yang menganggu (disruptive) ataupun tidak menganggu (non - disruptive) (Volicer, L., Hurley, A. C., Mahoney, E. 1998). Grayson (2004) menyebutkan bahwa demensia bukanlah sekedar penyakit biasa, melainkan kumpulan gejala yang disebabkan beberapa penyakit atau kondisi tertentu sehingga terjadi perubahan kepribadian dan tingkah laku.


TAGS lama tak posting


-

Author

Follow Me